Maaf....
Adalah suatu kata yang sulit terucap
Maaf....
Kadang terasa kelu tuk mengucapnya
Maaf....
Adalah suatu kata yang sulit terdengar
Kadang terdengar hanya bagai hembusan angin
Maaf....
Kadang terasa keras hati tuk menerimanya
sudah matikah rasa ini......
Berjalan tertatih meniti hari
mencoba mencari maaf
mencoba memberi maaf
Berjalan perlahan melewati sisa hari
mencoba memohon maaf
mencoba berbesar hati memberi maaf
maaf....
aku hanya manusia biasa
kadang datang api dendam
yang tak ada air sanggup memadamkannya
M A A F
Selasa, 31 Agustus 2010
Jumat, 13 Agustus 2010
Perjalanan Sang Air
Dari sebuah titik kecil
Perlahan kucoba menyapa dunia
dengan semangat dan tanpa takut
kuterjang penghalang melanglang
melintas alur yang tlah ada
kucoba mengikuti hati
melanglang walau tlah pasti
tapi tiada sedikitpun kepastian
karna walau smuanya pasti
pasti kutak pernah pasti
kutahu kuhanya mengikuti alur
tapi kutak tahu yang ada di akan-ku
kucoba melihat....
kucoba menerka....
kuhanya harus bertahan
setiap penghalang
setiap yang melintang
itu hanyalah alur-ku
itu hanyalah jalan-ku
jalan tuk capai muara-ku
muara dimana kutak lagi sendiri
rintangan.....
halangan......
bahkan sampah.
semua hanyalah bagian alur-ku
semua hanyalah bagian jalan-ku
semua tinggalah kulalui......
agarku dapat capai muara-ku
muara yang membuat-ku nampak kecil
muara yang membuat-ku nampak tak berarti
muara yang membuat-ku bagai setitik debu
dipadang nan luas
perlahan...............
tenang.................
kucoba jalani alurku yang tak pasti
karna muara itulah yang pasti pada-ku
Perlahan kucoba menyapa dunia
dengan semangat dan tanpa takut
kuterjang penghalang melanglang
melintas alur yang tlah ada
kucoba mengikuti hati
melanglang walau tlah pasti
tapi tiada sedikitpun kepastian
karna walau smuanya pasti
pasti kutak pernah pasti
kutahu kuhanya mengikuti alur
tapi kutak tahu yang ada di akan-ku
kucoba melihat....
kucoba menerka....
kuhanya harus bertahan
setiap penghalang
setiap yang melintang
itu hanyalah alur-ku
itu hanyalah jalan-ku
jalan tuk capai muara-ku
muara dimana kutak lagi sendiri
rintangan.....
halangan......
bahkan sampah.
semua hanyalah bagian alur-ku
semua hanyalah bagian jalan-ku
semua tinggalah kulalui......
agarku dapat capai muara-ku
muara yang membuat-ku nampak kecil
muara yang membuat-ku nampak tak berarti
muara yang membuat-ku bagai setitik debu
dipadang nan luas
perlahan...............
tenang.................
kucoba jalani alurku yang tak pasti
karna muara itulah yang pasti pada-ku
Langganan:
Postingan (Atom)