Saat helaan lembut nafas anak manusia dalam lelap
Saat itu pula diri ini masih terjaga
Kembali dalam pelukan sang raja malam
Bersimpuh memohon dan bermunajat
Mencoba melepaskan diri dari keramaian dunia
Berlari dari segala yang nyata menyerta
Segala cara...segala gaya kucoba
Hanya tuk sekedar mencuri perhatianMU
Tetapi...Wahai KAU SANG PENGUASA MALAM
Adakah aku sudah tergolongkan kekasihMU
Ataukah aku hanya akan kau jadikan bahan bakarMU
Atau mungkin aku hanya akan jadi bahan bakarMU
Jangan.......sekali lagi jangan.....
Apapun yang terjadi.....jangan YAAAAAAAAA ALLAH
Walau ku tahu.....
Sungguh tiada pantas aku ada di surgaMU
Akan tetapi....
Biarlah kunikmati beranda surgaMU
Akan tetapi.....sekali lagi akan tetapi....
Bila masih tak pantas ku cicipi nikmatMU
Izinkanlah aku terus memohon padaMU
Buatlah.......jadikanlah
Aku memiliki kekuatan dan kesabaran
Untuk terus tetap memohon padaMU
Walau hingga menghitam kening ini
Walau menebal kulit lutut ini
Tetap kucoba ada di sepertiga malamMU
Saat itu pula diri ini masih terjaga
Kembali dalam pelukan sang raja malam
Bersimpuh memohon dan bermunajat
Mencoba melepaskan diri dari keramaian dunia
Berlari dari segala yang nyata menyerta
Segala cara...segala gaya kucoba
Hanya tuk sekedar mencuri perhatianMU
Tetapi...Wahai KAU SANG PENGUASA MALAM
Adakah aku sudah tergolongkan kekasihMU
Ataukah aku hanya akan kau jadikan bahan bakarMU
Atau mungkin aku hanya akan jadi bahan bakarMU
Jangan.......sekali lagi jangan.....
Apapun yang terjadi.....jangan YAAAAAAAAA ALLAH
Walau ku tahu.....
Sungguh tiada pantas aku ada di surgaMU
Akan tetapi....
Biarlah kunikmati beranda surgaMU
Akan tetapi.....sekali lagi akan tetapi....
Bila masih tak pantas ku cicipi nikmatMU
Izinkanlah aku terus memohon padaMU
Buatlah.......jadikanlah
Aku memiliki kekuatan dan kesabaran
Untuk terus tetap memohon padaMU
Walau hingga menghitam kening ini
Walau menebal kulit lutut ini
Tetap kucoba ada di sepertiga malamMU
Tidak ada komentar:
Posting Komentar